
Konsorsium teknologi berencana membangun fasilitas AI berkapasitas hingga 1 gigawatt di Batang, Jawa Tengah. Riset terbaru menunjukkan jejak air pendingin pusat data di Indonesia mencapai 1,9 liter per kilowatt-jam, tertinggi di dunia akibat faktor iklim tropis yang lembab.
Proyek senilai puluhan triliun rupiah ini menyerap sedikit tenaga kerja lokal namun membutuhkan pasokan air harian yang dapat menyaingi volume bantuan kekeringan regional. Kita patut mempertanyakan efektivitas investasi infrastruktur publik yang mengorbankan sumber daya air di tengah kerentanan ekologis lokal.
Leave a comment